5 Tips Agar Permohonan KPR Disetujui dengan Cepat

Bagikan :




5 Tips Permohonan KPR Disetujui Cepat!

Bagi Kamu yang ingin segera punya rumah dan tidak menunggu lama-lama, KPR bisa menjadi solusi tepat. KPR atau Kredit Pemilikan Rumah menjadi pilihan banyak orang yang ingin segera memiliki hunian sendiri. Namun, proses untuk pengajuan KPR memang terbilang rumit, banyak aturan ketat yang harus diikuti.

Hal tersebut karena dalam program KPR, ada perputaran uang dengan jumlah ratusan bahkan sampai miliaran rupiah. Jadi, wajar kalau seringkali pengajuan KPR ditolak oleh bank, dengan alasan yang mungkin terkesan sepele bagi pengaju KPR. Maka dari itu, Kamu perlu merencanakan cara yang benar-benar efektif, agar pengajuan KPR Kamu diterima. Simak tipsnya berikut ini:

Memiliki Penghasilan Cukup

Pengajuan skema DPR juga bergantung pada tingkat penghasilan. Jadi, apakah pengajuan Kamu lolos atau tidak, hal tersebut dipengaruhi faktor penghasilan Kamu. Umumnya, pihak bank menyarankan agar cicilan KPR per bulan tidak lebih dari sepertiga gaji bulanan pihak yang mengajukan.

Alasan pihak bank adalah ingin meringankan nasabah dalam pelunasan, sembari memenuhi berbagai biaya hidup. Jadi, sekaligus mengurangi risiko kredit macet. Bagi Kamu yang sudah menikah, beban angsurannya bisa lebih ringan. Sebab, bank menerima pola penghasilan bersama (joint income) dari Kamu dan pasangan. Limit untuk angsuran KPR bisa jadi lebih besar.

Mencermati BI Checking

Kamu perlu mencermati catatan BI checking Kamu. Pastikan catatannya bersih ketika akan akan membuat pengajuan KPR. Sebab, pasti bank meminta data Kamu untuk mengetahui semua riwayat pinjaman Kamu, yang masuk dalam catatan Bank Indonesia.

Kalau ada riwayat yang buruk, misalnya pernah terlambat bayar tunggakan atau kredit macet, besar kemungkinan bank menolak pengajuan KPR, lantaran risikonya dianggap tinggi. Kalau Kamu masih ada tunggakan atau pembayaran terlambat, langsung selesaikan dahulu.

Memastikan Masa Kerja Minimum

Apabila Kamu berstatus karyawan, bank akan memperhatikan lamanya masa kerja Kamu di perusahaan tempat Kamu bekerja. Biasanya, syarat untuk KPR bisa disetujui adalah minimal telah bekerja selama dua tahun. Selain itu, juga sudah bekerja minimal setahun di perusahaan tempat Kamu kerja sekarang.

Nanti pihak bank akan mengajukan permintaan surat keterangan kerja Kamu, dari perusahaan yang bersangkutan. Bank juga akan meminta nomor kontak yang bisa dihubungi dari personalia kantor Kamu. Nomor ini adalah untuk melakukan verifikasi.

Membuat Alokasi Dana

Umumnya, ketentuan uang muka atau down payment (DP) dari bank adalah kurang dari 30%. Namun, disarankan Kamu mempersiapkan dana lebih dan jangan dipas-paskan. Sebab, jika bank merasa penghasilan Kamu kurang, pengajuan KPR Kamu akan otomatis tertolak.

Setidaknya, persiapkan tambahan biaya di luar DP sejumlah 20 persen. Ini karena masih ada biaya lain yang perlu dibayar. Mulai dari biaya appraisal, asuransi jiwa dan kebakaran, biaya proses dan provisi, PNPB, SKHMT dan APHT, hingga biaya notaris.



Related Articles :